-->

Jenis-Jenis Jaringan Komputer Beserta Kelebihan dan Kekurangannya

jaringan komputer

Jenis-Jenis Jaringan Komputer Beserta Kelebihan dan Kekurangannya- Saat ini komputer sebagai bagian dari teknologi yang berkembang dengan pesat tidak bisa kita pisahkan dari kehidupan sehari-hari kita. Piramida kebutuhan manusia, ada namanya kebutuhan primer, ada kebutuhan sekunder dan ada kebutuhan tersier. Pasti tiga macam istilah itu bukanlah kata yang asing bagi kita semua. Kita pasti pernah belajar IPS saat SD kan? Nah, jika didalam mata pelajaran IPS kebutuhan primer itu hanya pangan, papan dan sandang, untuk saat ini kita semua pasti setuju bahwa teknologi itu adalah sebuah kebutuhan primer juga. Memang tidak selalu kita membutuhkan teknologi itu, namun perlakuan manusia saat ini membuat teknologi itu menjadi barang yang dibutuhkan setiap waktu. Sewaktu tidur kita tidak butuh HP untuk membuat kita tidur, namun saat kita akan tidur biasanya ada yang tidak bisa tidur tanpa HP. Bangun tidur yang seharusnya adalah kebutuhan pangan (air) yang kita penuhi, namun secara tidak sadar kita malah langsung mencari HP. Fakta.

Teknologi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)  adalah keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia. Seiring berkembangnya masa, salah satu teknologi yang pesat perkembangannya adalah teknologi jaringan. Karena semua orang butuh jaringan. Jaringan untuk saling terhubung dengan kerabat, teman, keluarga atau mungkin pacar orang. Semua harus terhubung dalam istilah yang kita kenal dengan istilah Online.Silahkan kita tengok banyak juga orang yang pusing kalau tidak terhubung kedalam jaringan tadi. Kita contohkan jaringan Internet. Tanpa Internet mungkin kita semua sudah kembali ke zaman dimana kalau malam hari itu yang paling enak adalah kumpul sama kawan, beda dengan sekarang. Semua orang memang kumpul sih, tapi kumpul Online. 

Teknologi Internet tadi terhubung oleh beberapa komponen yang kompleks. Ada beberapa komponen yang menghubungkan, mengatur dan mengelola apapun yang ada dalam Internet. Nah, sekarang kita akan membahas  tentang komponen itu. Komponen satu adalah dinamakan Server dan komponen kedua adalah Client.

1. Server

Server adalah komputer yang menyediakan fasilitas bagi komputer-komputer lain dalam sebuah jaringan. Server bisa mengendalikan komputer client karena memang Server difungsikan untuk memberikan fasilitas untuk client serta sekaligus mengelolanya. 

2. Client

Nama komponen kedua adalah Client. Berbeda dengan Server, Client adalah komputer yang menerima perintah atau yang memakai fasilitas yang disediakan oleh server. 

Setelah kita tahu beberapa komponen pendukung dalam sebuah jaringan, dua komponen tadi terbagi lagi kedalam dua jenis jaringan yang terbentuk oleh Server dan Client tadi. Pertama adalah jenis jaringan Client-Server dan kedua adalah jenis jaringan Peer to peer. Mari kita bahas dua jenis jaringan ini.

1. Jaringan Client-Server
gambar jaringan client-server

Didalam jaringan Client-server seperti yang diuraikan diatas, disini yang bertugas memberi fasilitas adalah komputer server-nya. Dan penerima tugas atau pemakai fasilitas adalah komputer Client-nya. Server di tipe jaringan Client-server disebut sebagai Dedicated server karena murni berperan sebagai penyedia fasilitas untuk jaringan tersebut. Ada beberapa keunggulan jika kita mengunakan jenis jaringan ini. 

  • Kecepatan akses lebih tinggi karena penyediaan fasilitas secara khusus dilakukan oleh satu komputer (server)  yang tidak dibebani  dengan tugas lain.
  • Sistem keamanan dan administrasi jaringan jauh lebih baik, karena ada komputer khusus yang mengelola administrasi dan keamanan jaringan tersebut.
  • Sistem back-up data lebih baik, karena pada jenis jaringan client-server ini back-up dilakukan terpusat di  server yang akan mem-backup seluruh data di jaringan tersebut. 
Namun disamping kelebihannya, jaringan client-server juga mempunyai beberapa kekurangan, lihat berikut ini.
  • Biaya operasional lebih mahal
  • Diperlukan minimal satu komputer khusus (server) yang mempunyai spesifikasi yang mumpuni guna mengelola semua komputer client.
  • Sangat tergantung pada komputer server, jika komputer server mengalami kendala maka seluruh jaringan juga akan mengalami kendala..
Contoh penggunaan jaringan client-server adalah Ujian Sekolah Berbasis Komputer.




2. Jaringan Peer to Peer
gambar jaringan peer to peer

Untuk jaringan jenis Peer to Peer ini, tidak ada istilah Server dan Client-nya. Semua komputer bisa menjadi server dan bisa jadi client. Komputer satu dengan yang lainnya bisa untuk saling me-remote. Ada beberapa kelebihannya seperti dibawah ini.

  • Antarkomputer dalam jaringan dapat saling berbagi-pakai fasilitas yang dimilikinya, seperti HDD, modem dan printer.
  • Biaya operasional lebih murah karena tidak membutuhkan komputer dengan spesifikasi yang mumpuni untuk mengelola jaringan.
  • Kelangsungan jaringan tidak tergantung pada satu komputer, sehingga apabila komputer satu mengalami kendala maka komputer lain masih bisa digunakan.
Berikut adalah kelemahan jika kita menggunakan jaringan jenis Peer to Peer.
  • Unjuk kerja lebih rendah karena setiap komputer harus mengelola pemakaian fasilitas jaringan juga harus mengelola pekerjaan sendiri.
  • Sistem keamanan diatur oleh masing-masing komputer sehingga tidak efisiensi waktu.
  • Proses back-up harus dilakukan oleh masing-masing komputer karena data jaringan tersebar di masing-masing komputer tersebut.
Contoh penggunaan jaringan jenis Peer to Peer adalah sharing data antara komputer satu dan lainnya.

Itulah sedikit pembahasan tentang jenis-jenis jaringan komputer beserta kelebihan dan keunggulannya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Bawah Artikel