-->

6 Alasan Utama Kenapa Indonesia Tidak Menjadi Negara Maju



6 Alasan Utama Kenapa Indonesia Tidak Menjadi Negara Maju- Pasti banyak dari kita ingin tinggal di negara maju.


Itu merupakan sebuah keinginan alami karena pada dasarnya manusia pasti cendrung lebih memilih sesuatu yang lebih maju untuk dipilih. 

Sama juga dengan hal negara, kita pasti juga lebih memilih sebuah negara maju untuk tempat tinggal kita, tapi itu pun hanya jika bisa tercapai.

Karena berbicara negara maju, kita juga berbicara gaya hidup juga.

Menurut Wikipedia, negara maju adalah  negara yang menikmati standar hidup yang relatif tinggi melalui teknologi tinggi dan ekonomi yang merata. 

Nah, berarti jika kamu inggin tinggal di negara maju kamu juga harus bisa beradaptasi dengan standar dan gaya hidup yang tinggi. 

Jika kamu tidak memiliki standar hidup yang tinggi, tinggal di Indonesia yang kita cinta ini sudah sangat beruntung dan harus bersyukur karena Indonesia memiliki segalanya.

Indonesia memang memiliki segalanya.

Apa yang kamu inginkan ada di Indonesia.

Begitulah kira-kira lengkapnya Indonesia ini. 

Indonesia memang memiliki segalanya. Tapi bukan berarti Indonesia langsung jadi negara maju hanya karena memiliki segalanya.

Untuk menjadi negara maju, tidak cukup mengandalkan segala sumber daya alam (SDA) saja. 

Ada beberapa faktor lain yang harus terpenuhi agar Indonesia ini bisa dikatakan negara maju.



Didunia menurut data yang kami rangkum dari Wikipedia ada sekitar 39 negara yang ekonominya dalam kategori maju.

Seperti Amerika Serikat, Italia, Spanyol, Jepang, Korea Selatan, Australia dan negara kecil San Marino.

Hasil pengamatan kami, ternyata ada sebuah pola dan beberapa hal yang sama antara negara maju satu dan yang lainnya.

Seperti apa yang Amerika lakukan ternyata juga dilakukan oleh Jepang. 

Kami akan jelaskan nanti agar kamu lebih paham.

Negara maju biasanya memiliki pendapatan perkapita yang tinggi.

Negara maju mengandalkan bidang industri, riset dan teknologi, serta jasa sebagai sumber pendapatan negara. 

Karena memang kalau kita melihat nagara maju didunia ini, pasti khas dengan teknologinya yang maju, karena memang kebanyakan negara maju mengandalkan teknologi sebagai bagian dari gaya hidupnya.

Kita contohkanlah Amerika Serikat. Negara yang memiliki  banyak negara bagian ini sangat maju dalam teknologinya. Teknologi militer, teknologi yang membantu keseharian kita dan teknologi-teknologi lainnya. 

Jepang, juga identik dengan teknologi. Korea Selatan pun begitu.



Namun ada beberapa negara maju yang tidak identik dengan itu semua. Beberapa negara maju ini hanya mengandalkan  sumber pendapatan negaranya hanya pada satu sektor saja. 

Contohnya Brunei Darussalam. Negara kecil (menurut wilayah) ini hanya mengandalkan minyak bumi sebagai sumber pendapatan utamanya. Tidak banyak yang dunia ketahui tentang Brunei selain minyaknya.

Berpikir tentang Brunei, berpikir tentang minyak.

Di Brunei, sangat timpang pendapatan yang didapat dari minyak dan dari sumber lainnya.

Namun, seperti disinggung diatas Indonesia memiliki segalanya.

Arab Saudi punya minyak, Indonesia punya minyak.

Negara China sebagai negara produksi emas terbesar didunia, Indonesia juga punya emas.

Dan jika berbicara masalah bahasa, budaya dan wisata, Indonesia boleh berbangga diri karena kami bisa mengatakan Indonesia nomor satunya. Setujukan?!



Indonesia adalah negara kaya tapi tidak termasuk negara maju.

Indonesia adalah negara surga (kami menyebutnya) tapi tidak termasuk negara maju.



Sebenarnya, apa sih penyebab Indonesia tidak termasuk kategori negara maju.

Dimulai kita berbicara tentang pola negara maju.

Negara maju memiliki pola yang sama tanpa terkecuali.

Amerika, Jepang, Korsel, Spanyol dan negara maju lainnya memiliki pola yang sama yaitu pola hidup dan tingkat kesadaran masyarakatnya sangat tinggi.



Kita berjalan disekitaran daerah perkampungan di Korea sangat bersih. Bandingkan dengan di Indonesia.

Sampah dimana-mana.

Karena kenapa sampai terjadi seperti itu? karena kesadaran rakyat Indonesia ini sangat jauh dari kata sadar.



Banyak yang sadar, tapi tidak menyadari. 

Untuk menjadi negara maju tidak dimulai dari seberapa banyak negara itu mengeruk keuntungan pertahun di negaranya. Tapi dimulai dulu dari hal-hal kecil.

Menyadarkan diri kita untuk menjadi sadar akan hal tingkat kesadaran rakyat sebuah negara adalah hal kecil jika kita sadar dan menyadari. Namun menjadi hal besar jika kita sadar dan tidak menyadari, dan sangat parah lagi jka kita tidak sadar dan tidak menyadari pula.

Sederhana sebenarnya...



Dari sekarang, ayo kita mulai dari hal kecil dulu. Biarkan pemerintah mengurus hal besarnya.

KIta sebagai rakyat negara yang baik, sadarkan diri kita dulu. Kemudian sadarkan orang dan lingkungan kita.

Membuat tulisan seperti ini contohnya.... 

Membuat tulisan seperti ini adalah salah satu contoh menyadarkan lingkungan. Bahkan bukan lagi lingkungan saja karena sudah memasuki ruang dunia (nyata dan maya) karena pembaca tulisan ini bukan hanya dari lingkungan kami saja, pasti ada dari berbagai belahan dunia lainnya.



Kami sangat menginginkan Indonesia ini jadi negara yang maju dalam hal berpikir, dewasa dalam bertindak dan sadar jika berbicara tingkat kesadaran.



Nah, Berikut 6 alasan utama  kenapa Indonesia tidak menjadi negara maju!



1. Sumber Daya Menusia (SDM) Yang Rendah.

Banyak kekayaan alam Indonesia yang tidak bisa sepenuhnya dirasakan manfaat dan keuntungannya oleh rakyat Indonesia sendiri.

Jangan salahkan Amerika jika Amerika mendapat keuntungan yang sangat besar dari Freeport.

Jangan salahkan Tiongkok jika bisa menguasai segala sendi kehidupan di Indonesia ini.

KIta bandingkan Tiongkok dan Indonesia. Mulai dari mainan anak-anak, politik bahkan ideologi kita bisa dikuasainya.



Karena apa?

Karena pola kita dan pola orang Tiongkok itu berbeda. 

Orang Tiongkok sadar bahwa anak-anak di Indonesia itu sangat tinggi kebutuhan mainan-mainannya sehingga mereka bisa mengimpor produk mainannya ke Indonesia yang rakyatnya tidak bisa membaca peluang itu.

Orang Amerika bisa menjadi BOS di Freeport itu karena pola berpikir yang berbeda. Orang Amerika itu punya kesadaran dan mau belajar sehingga menjadi BOS di perusahaan-perusahaan besar di Indonesia yang rakyarnya pemalas belajar (tidak semua sih).



Masihkah kamu berteriak CINA-CINA???

Terlepas dari kebijakan pemerintah tentang asing dan aseng yang masuk, kita harus belajar dari mereka.

Untuk poin pertama salahkan diri kamu. 



Skor sementara 1-0 untuk kemenangan asing.




2. Indonesia Itu Terlalu Besar dan Luas.


Sebenarnya saya kurang setuju dengan poin nomor dua ini.

Rusia negara yang paling luas di muka bumi, Cina dengan penduduk terbanyak dan terpadat didunia. 

Tapi karena kesadaran mereka itu tinggi, mereka bisa jadi negara maju kan??

Namun ada beberapa hal sih yang menyebabkan Indonesia itu tidak menjadi negara maju karena alasan terlalu luas.



Kembali ke pengertian negara maju menurut Wkikipedia, negara maju itu adalah negara yang ekonominya yang merata. 

Lihat di Indonesia, sangat timpang pembangunan ekonominya. Mungkin bisa jadi karena wilayahnya sangat luas, sehingga pemerintah susah juga untuk mengelolanya yang sebenarnya jika pemerintah punya menejerial yang bagus, hal ini sebenarnya bukanlah sebuah masalah.



Tapi tidak masalah.

Karena kita punya banyak alasan untuk berkilah jika kita ditanya Brunei Darussalam kenapa kita tidak maju-maju. Hehehehehe.

Kita kan negara yang banyak alasan.

Seorang guru bertanya, "Kenapa Kamu tidak bikin PR, Ridho?", coba kamu jawab pertanyaan guru itu, pasti sangat banyak alasan-alasan yang bisa kamu kemukakan. 

Itu fakta yang tidak terelakkan.

Mengherankan Bukan??? (Boss Darling Flat Earth).



Skor 2-0 masih untuk asing.



3. Korupsi Yang Tinggi.

Coba kamu suruh orang Indonesia menyebutkan dan menggambarkan negara Indonesia dalam hal yang jeleknya.

Sudah pasti korupsi termasuk.

Orang Indonesia sudah tidak asing dengan korupsi.

Tidak peduli yang korupsi itu terlihat baik atau sangar. Semua bisa mungkin untuk korupsi.

Tidak akan kami sebutkan contoh-contoh orang-orang korupsi ini. Kamu pasti sudah memiliki tokoh dan idola terkorupsi versi kamu sendiri.

Mengutip berita di Detik News, korupsi di Indonesia itu hingga data tahun 2015 adalah sebesar Rp. 203 Triliun. 

Namun kerugian negara dalam jangka panjangnya bukan 203 Triliun saja.

Contohnya, pembangunan jembatan yang diperkirakan bertahan selama 100 Tahun dengan biaya 10 T. Tapi karena oleh orang-orang jahat koruptor dirampoklah sebanyak 5 T. Artinya secara kasar berarti pembangunan jembatan tadi hanya bisa bertahan selama 50 Tahun karena anggaran separuhnya sudah diambil oleh koruptornya. 

Nah, jika tidak dikorupsikan oleh koruptor, seharusnya jembatan tadi bertahan selama 100 Tahun, tapi sekarang hanya bertahan selama 50 Tahun sehingga pada usia jembatan  ke-51-100 Tahunnya harus dibiayai lagi oleh pemerintah. 

Sehingga biaya jembatan yang yang seharusnya hanya 10 T bertahan selama 100 Tahun ternyata membengkak jadi  lebih 10 T yang juga bertahan 100 Tahun.



Jadi efek jangka panjangnya dari korupsi ini sangat buruk.

Begitulah efek dari korupsi terhadap ekonomi sebuah negara.



Skor 3-0 Untuk asing juga.



4. Sangat Jauh Dari Kata Disiplin.

Disiplin adalah patuh terhadap aturan.

Jika aturan anak sekolah masuk jam 07.30 pagi, maka kamu harus datang sebelum jam tersebut agar tidak terlambat dan masuk kedalam kategori disiplin,

Kalau kamu disiplin, berarti kamu sudah mau dan ikut membuat negara kita ini melangkah untuk menjadi negara maju. 

Contoh saja Jepang, negara yang sangat disiplin sehingga negaranya jadi negara maju. Karena memang pola hidup di negara maju adalah pola hidup disiplin.



Skor 4-0 masih untuk asing.



5. Sangat Mudah Diadu Domba.

Ada beberapa poin alasan sehingga kami masukkan mudah diadu domba ini sebagai alasan Indonesia ini tidak jadi negara yang maju-maju.

 Indonesia ini mudah diadu domba itu adalah karena rakyatnya kurang kesadaran, rakyatnya ekonomi yang susah dan rakyatnya tidak mau berpikir jernih terhadap sebuah masalah.

Jangan pernah memutuskan sebuah masalah dengan sebuah keputusan yang didasarkan oleh sebuah kepentingan tapi dasarilah dengan sebuah kebenaran menurut pandangan yang netral.

Keadaan Indonesia akhir-akhir ini sangat mengkhawatirkan. Banyak perpecahan yang terjadi.

Mudah di adu domba dan dirinya bisa dihargai hanya dengan uang. 



Sering menghina PSK yang tidak punya harga diri, tapi ternyata dirinya hanya dihargai 50 Rb-100 Rb per suara. 

Sangat-sangat disayangkan.



Untuk poin ini kita masih kalah, jadi skor sudah 5-0 untuk kemenangan asing. 



6. Tidak Bisa Membaca Peluang.

Menurut kami, rakyat Indonesia itu tidak bisa membaca peluang dan hanya ikut-ikutan.

Kita contohkan cina yang bisa impor mainan-mainan yang berbahan plastiknya ke Indoenesia yang sudah kami jelaskan diatas. 



Skor telak 6-0 untuk kemangan asing.



Kami tidak mau melanjutkan poin-poin alasan ini lagi karena sudah kalah telak 6-0 oleh asing. 

Cukup di sepakbola saja kita pernah merasakan kekalahan telak 10-0 oleh Bahrain :( .... Dan ini adalah alasan yang tak masuk akal untuk melanjutkan poin-poinnya. Tapi kami harus mencari alasan karena kita adalah negara 1001 alasan :D

Ingat! Poin-poin diatas harus kita perbaiki untuk kedepannya.

Semoga Indonesia jadi negara yang maju, Aamiin ya Allah.....

Jika menjadi negara maju adalah sebuah kesuksesan bagi sebuah negara, ingat apa yang dkatakan oleh Deddy Corbuzier di Channel Youtubenya, "Sukses bukan hanya hasil, tapi sukses itu perjalanan yang mempunyai formula". 

Jika kita bisa mengubah 6 poin diatas jadi lebih baik, berarti sudah 6 pola sukses yang kita jalankan.


(Tonton pemaparan versi vidio di Channel Youtube kami, Klik Disini)




Iklan Atas Artikel

Iklan Bawah Artikel